http://www.pustakakristen.com/2017/02/bible-land.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/bible-trivia.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/study-biblika.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/youth-ministry.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/eksegetis-study-biblika.html http://www.pustakakristen.com/2016/04/free-ebook-old-testament.html http://www.pustakakristen.com/2017/01/christian-life.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/kristenpedia.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/misiologi-great-commission.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/pendidikan-agama-kristen.html http://www.pustakakristen.com/2017/01/pelayanan-anak.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/sermon.html http://www.pustakakristen.com/2016/04/toko-buku.html

Analisa dan Penyelesaian PERPECAHAN DALAM GEREJA


Berikut ini adalah langkah-langkah yang ditawarkan untuk memanajemen  suatu konflik dalam gereja.

1.  What
Perpecahan dalam gereja adalah terjadinya hubungan yang kurang baik antara sesama pelayan-pelayan gereja, antara pelayan gereja dengan jemaat, atau antara gereja dengan gereja. Perpecahan dalam gereja bisa terjadi dalam bebagai bentuk, antara lain:
-          Tindakan menganggap gereja/diri sendiri yang paling benar (menjelekkan gereja/oknum lain)
-          Tidak adanya komunikasi diantara individu yang terlibat.
-          Saling menggugat dalam gereja
         2. Why
Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perpecahan dalam gereja adalah sebagai berikut:
-          Adanya perbedaan pendapat diantara pihak-pihak yang terkait dengan pelayanan gereja. Atau perbedaan pendapat dalam proses pelayanan gereja tersebut.
-          Adanya trouble maker diantara pelayan-pelayan Tuhan yang seringkali menjadi sumber permasalahan itu. Maunya menang sendiri dalam segala hal.
-          Kepemimpinan yang tidak berwibawa dalam gereja
-          Fanatisme sempit terhadap ajaran dan kebenaran dalam gerejanya sendiri. Sehingga menganggap gereja orang lain salah.
      3. When
Perpecahan terjadi ketika:
-          Adanya kepentingan-kepentingan yang berbeda diantara individu-individu dalam gereja.
-          Ketika tidak ada lagi kesepahaman antar individu.
-          Biasanya perpecahan itu berkaitan juga dengan event-event tertentu yang diadakan gereja, panitia akan rentan mengalami perpecahan.
-          Ketika ada kepemimpinan yang lemah dan tidak memiliki wibawa dalam gereja, perpecahan akan segera muncul.
-          Adanya keinginan yang kuat untuk menjadi pemimpin dalam gereja.
      4. Who
Pihak-pihak yang biasanya terlibat dalam perpecahan gereja adala sebagai berikut:
-          Antar sinode gereja.
-          Antar gereja dengan gereja.
-          Antar pendeta dengan pendeta
-          Pendeta dengan majelis
-          Antar majelis
-          Pendeta dengan majelis
-          Majelis dengan jemaat
-          Antar jemaat juga bisa terjadi perpecahan.
      5. Where
Perpecahan dalam gereja terjadi di:
-          Dalam bidang pelayanan-pelayanan pastoral.
-          Dalam rapat-rapat majelis
-          Dalam event-event yang diadakan oleh gereja.
-          Di dalam organisasi-organisasi Kristen   
      6. How
Bagaimana mengatasi perpecahan yang terjadi dalam gereja merupakan hal yang banyak dipikirkan oleh pelayanan Pastoral. Ada beberapa hal yang bisa ditawarkan dalam penyelesaian perpecahan dalam gereja, antara lain:
-     Inisiatif baik dari para pelayan-pelayan gereja sangat dibutuhkan.
-   Kepemimpinan yang baik dan berwibawa dalam gereja akan membantu penyelesaian konflik-konflik dalam gereja.
-     Pembimbingan khusus dari para pemimpin gereja terhadap pelayan-pelayan gereja maupun terhadap jemaat yang dilayani khususnya berhubungan dengan kesatuan dalam pelayanan.
-     Perlunya suatu gereja memperjelas visi dan misi yang disusun, supaya setiap unsur pelayan dalam gereja mengerti batasan-batasan dalam menjalankan pelayanan tersebut.\

Popular Posts

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *