http://www.pustakakristen.com/2017/02/bible-land.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/bible-trivia.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/study-biblika.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/youth-ministry.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/eksegetis-study-biblika.html http://www.pustakakristen.com/2016/04/free-ebook-old-testament.html http://www.pustakakristen.com/2017/01/christian-life.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/kristenpedia.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/misiologi-great-commission.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/pendidikan-agama-kristen.html http://www.pustakakristen.com/2017/01/pelayanan-anak.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/sermon.html http://www.pustakakristen.com/2016/04/toko-buku.html

TUGAS, PERAN, DAN KOMPETENSI GURU



Proses Belajar-Mengajar
Proses belajar mengajar merupakan suatu proses serangkaian  interaksi antara guru dan murid yang berlangsung dalam situasi edukatif. Dalam proses belajar mengajar ada satu kesatuan kegiatan yang tidak terpisahkan antara siswa yang belajar dan guru yang mengajar. Proses memiliki pengertian  interaksi semua komponen atau unsur yang terdapat dalam belajar mengajar yang satu sama lainnya berhubungan. Belajar diartikan sebagai proses perubahan tingkah laku pada diri individu berkat adanya interaksi antara individu dan individu dengan lingkungannya. Sedangkan mengajar adalah membimbing siswa dalam dalam kegiatan belajar mengajar atau juga diartikan sebagai usaha mengorganisasi lingkungan dalam hubungannya dengan anak didik. Dalam kegiatan proses belajar mengajar guru memiliki peranan yang sangat penting.

Tugas Guru
Ada tiga tugas utama guru. Pertama tugas dalam bidang profesi yaitu guru merupakan profesi/jabatan atau pekerjaan yang memerlukan keahlian khusus sebagai guru. Tugasnya sebagai profesi adalah mendidik, mengajar, dan melatih. Kedua tugas guru dalam bidang kemanusiaan adalah kemampuan guru menjadikan dirinya sebagai orang tua kedua bagi para murid. Sebagai orang tua dia harus dapat menanamkan benih pengajaran kepada para murid. Ketiga adalah peran guru dalam bidang masyarakat, yaitu peranan guru untuk mendidik dan mencerdaskan masyarakat menjadi warga negara yang bermoral pancasila.

Peran Guru dalam Proses Belajar-Mengajar
Lingkungan belajar sangat mempengaruhi dalam menentukan kesuksesan pendidikan, dan lingkungan yang baik bagi pendidikan membutuhkan peran dari guru. Sebagai manajer, guru bertanggung jawab untuk menciptakan lingkungan kelas yang menyenangkan untuk belajar. Selain itu guru juga harus menjadi mediator. Menjadi mediator guru hendaknya memiliki pengetahuan yang cukup tentang media pendidikan karena media pendidikan merupakan alat komunikasi untuk mengefektifkan proses belajar mengajar. Sebagai mediator guru pun menjadi perantara dalam hubungan antara siswa.

      Peranan Guru dalam Pengadministrasian

Ada beberapa peran guru dalam hubungannya dengan pengadministrasian, antara lain sebagai pengambil inisiatif, sebagai wakil masyarakat, sebagai orang yang ahli dalam pelajaran, penegak disiplin, pelaksana administrasi pendidikan, pemimpin generasi muda dan sebagai penerjemah masalah-masalah pendidikan kepada masyarakat.
     
     Peran Guru secara Pribadi.

Dari segi dirinya sendiri seorang guru harus berperan sebagai petugas sosial, pelajar dan ilmuwan, orang tua, pencari teladan, dan sebagai pencari keamanan.
      
      Peran Guru secara Psikologis

Secara psikologis guru berperan sebagai ahli psikologi pendidikan, seniman dalam hubungan antar manusia, pembentuk kelompok, orang yang menimbulkan pengharapan pembaharuan, dan sebagai petugas kesehatan mental.
      
     Kompetensi Profesional Guru

Kompetensi memiliki pengertian sebuah kemampuan dan kewenangan guru dalam melakukan profesi keguruannya. Dengan bertolak dari pengertian itu, maka guru yang profesional adalah orang yang memiliki kemampuan dan keahlian khusus dalam bidang keguruan sehingga dia mampu melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai guru. Mengingat kompleksnya tugas dan tanggung jawab seorang guru maka dibutuhkan persyaratan profesi yang mengharuskan guru memiliki ketrampilan, keahlian dalam bidang tertentu, dan tingkat pendidikan yang memadai. Selain itu secara teknis tentu saja masi ada beberapa standart profesional seorang guru. Sebagai penutup bab ini, penulis menyatakan bahwa guru yang profesional tidak hanya mengetahui, tetapi betul-betul melaksanakan apa yang menjadi tugas dan perannya.

Popular Posts

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *