http://www.pustakakristen.com/2017/02/bible-land.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/bible-trivia.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/study-biblika.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/youth-ministry.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/eksegetis-study-biblika.html http://www.pustakakristen.com/2016/04/free-ebook-old-testament.html http://www.pustakakristen.com/2017/01/christian-life.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/kristenpedia.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/misiologi-great-commission.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/pendidikan-agama-kristen.html http://www.pustakakristen.com/2017/01/pelayanan-anak.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/sermon.html http://www.pustakakristen.com/2016/04/toko-buku.html

NAZARETH


NAZARETH




TIMBULNYA YANG BAIK 
DARI TENGAH-TENGAH KEGELAPAN

DARI MANAKAH ANDA BERASAL?
Nazareth Ibrani: נָצְרַת, Naṣrat; Aramaic : ܢܨܪܬ‎, Naṣrath; Arabic : النَّاصِرَة‎‎, an-Nāṣira) adalah kota yang besar di bagian utara Israel. Nazareth pada masa Yesus Kristus hanyalah kota kecil dan tidak penting. Tidak ada yang dapat dibanggakan dari kota ini. Bahkan kota ini tidak termasuk dari 45 kota di Galilea yang disebut oleh sejarawan Yahudi bernama Josephus dan nama Nazaret juga tidak muncul di antara 63 kota Galelia yang termuat dalam kitab Yahudi bernama Talmud. Kota ini sama sekali tidak diperhitungkan oleh siapa pun.
Bagi pemandangan orang Yahudi waktu itu, Nazaret bukan kota yang memiliki reputasi atau citra yang baik. Reputasi kota Nazaret sangatlah buruk dikalangan orang Yahudi sampai-sampai muncul ungkapan populer pada masa itu mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?. Memang tampaknya tidak mungkin. Nazaret adalah kota kecil yang cukup strategis. Jalan utama untuk lalu lintas antara Mesir dan Asia harus melewati Nazaret. Kota ini banyak dikunjungi para pendatang sehingga terjadilah interaksi dengan orang-orang asing. Komunitas Yahudi di kota itu tidak lagi menjaga kehidupan mereka sesuai hukum Taurat. Kehidupan orang Nazaret menjadi serba bebas dan orang-orang di kota ini juga mengalami degradasi moral seiring pergaulan mereka dengan orang-orang asing. dari latar belakang inilah maka muncul ungkapan “mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?" Malah ada ungkapan bahwa nabi-nabipun tidak ada yang berasal dari Nazaret. Tampaknya sulit mengharapkan ada nabi atau orang suci atau orang benar dari Nazaret. Tidak banyak mujizat yang dilakukan Yesus di kota Nazareth. Hal ini dikarenakan orang- orang Nazareth yang hanya memandang bahwa Yesus adalah manusia yang terbatas (biasa saja) dan mereka pun tidak percaya akan setiap mujizat yang dilakukan oleh Yesus. Pandangan- pandangan seperti itu yang menyebabkan tidak ada pertumbuhan dan perkembangan terutama secara rohani bagi orang- orang Nazareth.

Terang di Tengah Kegelapan
Di tengah-tengah kota yang rusak dan tidak terkenal ini ternyata ada sosok gadis sederhana yang mampu menjaga kesuciannya. Maria, walaupun masih muda belia namun dia menunjukkan bahwa dia adalah seorang yang berkomitmen untuk hidup sesuai kehendakNya. Demikian juga dengan Yusuf, seorang yang tulus hatinya (Matius 1:19) yang hidup di Nazareth juga. Kondisi lingkungan yang keras dan bertentangan dengan firman Allah tidak membuat mereka, menjadi sama dengan orang-orang disekitarnya.
Bahkan yang lebih luar biasa lagi, ternyata Tuhan memilih kota Nazareth sebagai tempatNya untuk datang ditengah-tengah manusia, serta menjalani proses kehidupan di kota kecil dan diremehkan ini. Matius 2:23, juga mencatat bahwa kota Nazaret, adalah tempat Yesus menghabiskan masa kecil-Nya. Sehingga Yesus disebut juga sebagai “Orang Nazareth” dalam banyak bagian di Alkitab.

Refleksi
Dari mana kita berasal? Bagaimana kondisi lingkungan kita? 1 Yohanes 2:17, mengatakan bahwa dunia ini sedang menuju kebinasaannya. Dunia yang kita tempati tidak akan semakin membaik, justru akan semakin rusak. Di sinilah  anak-anak Tuhan perlu tampil dengan kesaksian yang baik. 1 Petrus 2:11 menjelaskan, Saudara-saudaraku yang kekasih, aku menasihati kamu, supaya sebagai pendatang dan perantau, kamu menjauhkan diri dari keinginan-keinginan daging yang berjuang melawan jiwa. Milikilah cara hidup yang baik di tengah-tengah bangsa-bangsa bukan Yahudi, supaya apabila mereka memfitnah kamu sebagai orang durjana, mereka dapat melihatnya dari perbuatan-perbuatanmu yang baik dan memuliakan Allah pada hari Ia melawat mereka. Bahkan ikan di lautan yang asin tidak menjadi asin. Jadilah terang dimanapun saudara, Tuhan tempatkan. Usahakan kesesahteraan kota dimana kita berada. Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu (Yeremia 29:7). Tuhan memberkati kita.




Popular Posts

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *