http://www.pustakakristen.com/2017/02/bible-land.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/bible-trivia.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/study-biblika.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/youth-ministry.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/eksegetis-study-biblika.html http://www.pustakakristen.com/2016/04/free-ebook-old-testament.html http://www.pustakakristen.com/2017/01/christian-life.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/kristenpedia.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/misiologi-great-commission.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/pendidikan-agama-kristen.html http://www.pustakakristen.com/2017/01/pelayanan-anak.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/sermon.html http://www.pustakakristen.com/2016/04/toko-buku.html

DASAR-DASAR PELAYANAN SEKOLAH MINGGU

PANGGILAN TUHAN
 Sudah berapa lamakah Anda terlibat dalam pelayanan sekolah minggu? Bagaimana awal mula Anda terpanggil untuk menjadi pelayan bagi anak-anak? Banyak hal yang melatarbelakangi seseorang menjadi seorang pelayanNya, khususnya melayani dalam bidang sekolah minggu. Ada yang secara kebetulan karena tidak ada pengajar sekolah minggu dimana Anda bergereja, ataupun karena sudah memiliki kecintaan akan dunia anak-anak sehingga mau terlibat dalam pelayanan sekolah minggu. Dari semuanya itu, hal yang perlu kita pahami adalah tidak ada hal yang terjadi secara kebetulan.
 
Tuhan telah memilih dan memanggil kita dengan caraNya. Melalui kecintaan seseorang terhadap dunia anak-anak, atau karena kondisi yang terdesak pun Anda harus menjadi pelayan sekolah minggu, Tuhan menuntun kita untuk memberikan hidup ini dipakai sebagai alatNya. Tentunya hal tersebut didasarkan dengan kerelaan hati untuk melayani, bukan karena terpaksa. Panggilan untuk pelayanan anak  tidak dapat dipandang sebelah mata. Anak-anak merupakan harta yang begitu berharga dimata Tuhan. Tuhan sangat mengasihi anak-anak. Dalam Matius 19:14, Yesus sendiri berkata kepada para muridNya, "Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga." Tuhan menyambut anak-anak yang datang   kepadaNya, sekalipun para muridNya sempat menghalangi-halangi anak-anak itu untuk datang kepadaNya. Jika Tuhan begitu mempedulikan kehidupan anak-anak, bagaimana dengan kita guru-guru sekolah minggu?
Selagi Tuhan mempercayakan pelayanan anak-anak, pakailah kesempatan itu sebaik-baiknya. Panggilan pelayanan yang tidak hanya  sebatas rutinitas yang dilakukan setiap minggunya, atau saat ada event-event tertentu, namun melayani karena kepercayaan yang diberikan Tuhan. Pelayanan anak, bukan pelayanan yang bisa disepelekan. Anak-anak adalah generasi penerus pelayanan gereja. Mereka yang akan menjadi pemimpin-pemimpin masa depan gereja. Oleh sebab itu anak-anak harus dipersiapkan sedini mungkin.
 
MENABUR BENIH SEJAK USIA DINI
Pelayanan terhadap anak-anak terkadang dianggap remeh, tidak penting. Mengapa? Usia yang masih dini dan tingkat pemahaman yang masih sederhana, terkadang membuat seseorang “menunda” untuk membagikan kabar keselamatan kepada anak-anak. Dan saat anak yang mulai menginjak dewasa, maka barulah diajarkan firman Tuhan. Itu bukanlah hal yang tepat.
Dalam Perjanjian Lama, kita menemukan bahwa sejak usia dini anak-anak wajib menerima didikan yang benar dan tepat dari firman Tuhan. Ulangan 6:7-9, sangat penting bagi orang tua untuk memberikan pengajaran dan pemahaman akan kebenaran firman terhadap anak-anak. Dalam tingkat kognitif anak yang masih sederhana, tidak menjadi alasan baik bagi orangtua ataupun guru-guru sekolah minggu untuk menunda-nunda dalam   memberikan pengajaran firman Allah. Usia dini adalah usia emas bagi pertumbuhan rohani anak-anak. Dalam Perjanjian Baru, Timotius yang masih kanak-kanakpun telah mendapat asupan rohani. 2 Timotius 3:15 “Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus”. 

Namun tak disangkal bahwa perkembangan zaman yang begitu cepat  membuat kita lupa akan pertumbuhan rohani anak. Salah satunya dalam penggunaan gadget terhadap anak-anak. Hampir setiap hari anak tidak  lepas dari penggunaan alat-alat elektronik. Secara tidak sadar kita telah  kehilangan kesempatan yang berharga untuk lebih banyak menanamkan benih firman Allah kepada anak-anak. Tidak sedikit media memberitakan mengenai tindakan kriminal yang dilakukan anak-anak. Salah satunya seorang anak yang harus berhubungan dengan kepolisian karena telah mencabuli temannya setelah melihat video porno dari internet.
Melihat tantangan jaman yang besar, menjadi tantangan bagi kita untuk memberi asupan rohani yang kuat bagi anak-anak. Mendapat kepercayaan dari Tuhan untuk terlibat dalam pelayanan anak menjadi tanggung jawab yang besar. 

PERAN PENGAJAR
Tanggung jawab menjadi tenaga pendidik bagi anak-anak sekolah minggu bukan hal yang kecil. Tidak sekedar menyampaikan materi firman Allah kepada anak-anak, tetapi bagaimana kita memberikan pemahaman dan pengajaran yang tepat dan benar sesuai dengan firman Allah. Tentu bukan seperti seorang pengkhotbah yang menyampaikan firman yang    begitu "dalam dan “keras” kepada jemaat. Namun perlu diadakan penggalian terhadap firman Allah secara tepat dan benar, sehingga menghasilkan pesan firman Allah yang mudah dipahami dan dapat teraplikasikan secara praktis dalam kehidupan anak-anak. Terlebih lagi secara kognitif, psikomotorik dan afektif anak-anak mengalami pertumbuhan rohani. 

Sama seperti tenaga pengajar dibidang sekuler, guru sekolah minggu harus mempersiapkan diri dengan menyediakan metode mengajar dengan berbagai kreativitas sesuai dengan jenjang usia anak-anak. Saat materi pelajaran telah dipersiapkan dengan matang, tetapi cara (metode) penyampaian kurang tepat, maka hasilnya kurang maksimal bagi anak-anak. Tentunya cara penyampaian kepada anak-anak yang masih dini (PAUD, TK) berbeda dengan anak-anak yang sudah beranjak besar (SD). Penggunaaan metode dan kreativitas mengajar yang tepat sesuai dengan jenjang usia anak, akan mempermudah mereka untuk memahami  firman Allah. Terkadang karena kurang persiapan dalam metode mengajar (alat peraga, aktivitas kelas), bisa membuat anak-anak menjadi bosan atau     bermain-main dengan temannya. 

Peran guru sekolah minggu tidak berhenti saat memberikan pengajaran saja, namun memberi keteladanan hidup kepada anak-anak. Dalam hal ini, materi firman Allah tidak hanya disampaikan lewat ibadah sekolah minggu, tetapi dalam kehidupan guru juga. Hal ini akan membentuk konsep anak-anak untuk melakukan firman Tuhan dalam keseharian mereka, baik di rumah, di sekolah ataupun dalam pergaulannya. Disinilah anak-anak akan terus belajar untuk taat melakukan firman Allah yang telah mereka dengar.

Dapatkan bahan-bahan ajar Sekolah Minggu.Hubungi kami di:
Icon Email beritabaik2016@gmail.com atau arjuna_marb1000@yahoo.com 
Telepon Call 081357228144 Blackberry Toko Online 5EB9684E 

KELAS BESAR
Rp. 35.000
KELAS KECIL
Rp. 35.000

KELAS KECIL + GAMBAR PERAGA
Rp. 45.000


Popular Posts

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *