http://www.pustakakristen.com/2017/02/bible-land.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/bible-trivia.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/study-biblika.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/youth-ministry.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/eksegetis-study-biblika.html http://www.pustakakristen.com/2016/04/free-ebook-old-testament.html http://www.pustakakristen.com/2017/01/christian-life.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/kristenpedia.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/misiologi-great-commission.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/pendidikan-agama-kristen.html http://www.pustakakristen.com/2017/01/pelayanan-anak.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/sermon.html http://www.pustakakristen.com/2016/04/toko-buku.html

Apa Makna Jerusalem bagi Orang Kristen?


Setiap orang Kristen tentu mengetahui Kota Yerusalem. Baik melalui literatur-literatur gereja, lagu-lagu pujian, atau berbagai khotbah yang diperdengarkan di gereja. Beberapa fakta berikut ini akan memperlengkapi pemahaman Anda tentang makna Yerusalem bagi iman kita.

Makna Kata Yerusalem
Ada banyak nama yang di berikan untuk Yerusalem. Bahkan Midrash memberikan tujuh puluh nama untuk kota ini. Selain nama yang terdapat dalam Alkitab maupun kesusasteraan Yahudi, kita juga dapat menemukan beberapa bentuk nama Yerusalem dari sumber-sumber di luar Alkitab. Dari sumber diluar Alkitab, pertama-tama adalah dari "Amarna Tablet" yaitu dokumen-dokumen tanah liat dari Mesir (1450 SM). Dalam lembaran-lembaran tanah liat ini ditemukan nama Urusalimu mengacu kepada Yerusalem. Nama yang hampir sama ditemukan pula dalam "Monumen Assyur" tertanggal abad 8 SM. Dalam dokumen ini disebut dengan Urusalimmu. Nama dalam bentuk yang lain adalah: Arab أُورُشَلِيمَ Ūršalīm, Ūršalaym (Ūrušalīm, Ūrušalaym ) Alkitab Ibrani menyebutkan ירושלם Yerushalaim mungkin artinya "Warisan Salem" atau "Pusaka Damai". Aram יְרוּשְׁלֶם Yərûšəlem. Alkitab Yunani Ιερουσαλήμ Hierousalēm, Ierousalēm, Ιεροσόλυμα Hierosolyma, Ierosolyma. Syriac ܐܘܪܫܠܡ Ūrišlem. Dalam LXX (Septuaginta) Hierosolyma Ierusalem. Armenia Erousałem. Ibrani יְרוּשָׁלַיִם Yerushalayim. Nama-nama ini berhubungan dengan pengertian kota damai, dasar perdamaian,milik perdamaian, kota Salem.


Selain nama-nama di atas ada juga sebutan-sebutan yang lain untuk Yerusalem antara lain: Ariel artinya singa Allah (terdapat pada Yesaya 29:1-2), Ir Hakodesh artinya Kota yang Kudus, Zion, Kota Daud, Adonai-Jireh, Neveh-Tzedek, Al Quds (El Quds esh Sheref) sebutan umum dalam bahasa Arab yang berarti hadirat Allah yang kudus, Bayt al-Maqdis artinya Rumah yang Kudus, Aelia Capitolina adalah nama yang diberikan Kaisar Roma Handrian (131) untuk menghapus unsur-unsur Yahudi dari kota ini.

Banyaknya nama yang diberikan kepada kota ini, semakin menunjukkan pentingnya kota ini bagi banyak bangsa dan bahasa. Tetapi ada satu nama lagi yang sangat penting untuk kita selidiki, nama yang sangat penting karena Tuhan yang memberi nama itu. Nama itu adalah Kota Raja Besar. Yang akan dibahas pada sub-bab berikutnya.

Makna Yerusalem dalam Teologi Yudaisme

Yerusalem merupakan pusat doa-doa orang Yahudi. Baik doa harian maupun dalam ibadah-ibadah perayaan besar. Semua orang Yahudi diseluruh dunia berdoa menghadap ke Yerusalem. Dan setiap saat mereka berdoa untuk Yerusalem dengan doa supaya Tuhan kembali membangun Yerusalem. Ini adalah kota yang membangkitkan kesadaran religius dan sekaligus identitas dirinya sebagai seorang Yahudi.


Dalam Talmud Yerusalem yaitu sebuah tafsiran para rabi atas Alkitab menyebut Yerusalem dengan empat puluh nama yang berbeda. Pemulihan kembali Yerusalem yang duniawi ini (yang ada sekarang) menjadi landasan Tuhan untuk datangnya Mesias dan membawa mereka masuk kedalam Yerusalem yang Baru. Yerusalem yang ada sekarang ini adalah simbol tetapi yang menjadi tujuan utama adalah Yerusalem yang Baru (Yesaya 65:17-25). Sehingga pemulihan Yerusalem yang ada sekarang ini sangat penting untuk menyongsong Yerusalem yang Baru. Hal ini ditulis dalam Talmud: "Dan Tuhan berkata: Aku tidak akan memasuki Yerusalem Surgawi sampai aku bisa masuk ke Yerusalem Duniawi". Gerakan modern yang muncul pada akhir abad ke-19 Eropa, disebut Zionisme merupakan gerakan yang didasari keyakinan agama bahwa ketika orang Yahudi datang dan membangun Yerusalem, maka akan dihuni datang Hari Penebusan, dimana Mesias datang kepada mereka. Jadi Yerusalem Surgawi dalam nubuatan Yesaya adalah sumber kerinduan orang Yahudi untuk kembali ke Sion.

Dalam pengharapan Yudaisme, ketika Tuhan memulihkan Kerajaan Israel maka Yerusalem akan menjadi pusat (ibukota) Kerajaan Mesias. Dari Yerusalemlah Mesias akan memerintah seluruh bumi.

Makna Yerusalem dalam Teologi Kristen
Bagi orang Kristen, Yerusalem adalah saksi dari iman mereka. Beberapa peristiwa penting dalam kehidupan Yesus, yang berpuncak pada penyaliban dan kebangkitan, terjadi di sini. Dalam Kekristenan tidak ada ajaran untuk tinggal dan mengagungkan Yerusalem, seperti dalam Yudaisme. Gereja pada abad pertamapun pergi keluar untuk pemberitaan Injil dari Yerusalem sampai keseluruh penjuru dunia, seperti yang terkandung dalam Amanat Agung. Memang saat ini, ada komunitas Kristen di Yerusalem yang dibagi menjadi empat kategori dasar: Ortodoks, Monofisit, Katolik, dan Protestan. Secara total, sekitar 15 gereja kuno ada di kota Yerusalem.


Justru penekanan utama ajaran gereja berhubungan dengan Yerusalem adalah pengharapan akan Yerusalem yang Baru. Konsep Yerusalem Baru adalah Gereja muncul juga dalam Galatia 4:26-27; Wahyu 21:2,10). Hal paling pokok dalam perananan teologisnya adalah bahwa Yerusalem adalah tempat pilihan Tuhan yang didalamnya ada hadirat-Nya, perlindungan, dan kemuliaan-Nya. Dan kalau kita hubungkan dengan konteks sekarang itu adalah gereja Tuhan. Seperti dalam Perjanjian Lama Yerusalem mengalami jatuh bangun oleh karena ketidaksetiaan dan pemberontakan orang Yahudi. Namun pada mendatang dalam pengharapan Mesianik, mereka akan mengalami pembaharuan total, dimana dosa-dosa mereka akan dihapuskan. Sama Gereja Tuhan sedang dalam proses menuju kepada Yerusalem Baru. Selanjutnya makalah ini akan membahas tentang peranan dan posisi Yerusalem dalam peristiwa sejarah yang menuju kepada Eskatologi. Baca juga: Yerusalem dalam Peristiwa Masa Lampau


0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *