http://www.pustakakristen.com/2017/02/bible-land.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/bible-trivia.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/study-biblika.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/youth-ministry.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/eksegetis-study-biblika.html http://www.pustakakristen.com/2016/04/free-ebook-old-testament.html http://www.pustakakristen.com/2017/01/christian-life.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/kristenpedia.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/misiologi-great-commission.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/pendidikan-agama-kristen.html http://www.pustakakristen.com/2017/01/pelayanan-anak.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/sermon.html http://www.pustakakristen.com/2016/04/toko-buku.html

BOLEHKAN ANAK KECIL IKUT DALAM PERJAMUAN KUDUS?


Masing-masing gereja tentu punya aturan dan dasar-dasar pemikiran dalam menetapkan aturan pelayanan di gereja masing-masing. Khususnya dalam mengadakan pelayanan Perjamuan Suci (Perjamuan Tuhan). Ada aturan-aturan tertentu yang tidak ada dalam Alkitab tetapi dibuat oleh gereja dengan maksud tertentu. Namun yang menjadi pertanyanan adalah bisahkah anak-anak mengikuti dan mendapatkan pelayananPerjamuan Tuhan ini?

Secara eksplisit, Alkitab tidak memberikan penjelasan secara rinci dan pasti mengenai boleh tidaknya seorang anak kecil mengikuti perjamuan kudus. Tidak ada ayat Alkitab yang melarang seorang anak untuk mengikuti Perjamuan Kudus, karena memang Alkitab tidak mengatur sampai disana. Tetapi dalam beberapa bagian Alkitab dikatakan Yesus menyambut anak-anak datang kepadanya (Matius 19:14).
Sebelum menyimpulkan boleh tidaknya seorang anak mengikuti perjamuan kudus maka perlunya juga melihat dari beberapa aspek, yakni:

  1. Aspek teologis. Berdasarkan hasil eksposisi dalam I Korintus 11:23-32 tidak disebutkan kepada anak- anak sebab penggunaan kata "kamu, saudara- saudara" mengandung pemahaman orang dewasa. 
  2. Aspek tradisi. Diperuntukkan kepada orang yang dewasa, yang mana mengingat pesan Paulus ditujukan bagi jemaat di Korintus. 
  3. Aspek praktis.
  • Semua orang yang percaya berhak untuk menerima perjamuan kudus, baik anak- anak maupun dewasa. Karena anak-anak merupakan bagian dari suatu gereja atau jemaat tidak pernah dibedakan antara seorang anak ataupun seorang yang sudah tua, semuanya adalah jemaat. Jadi yang disebut sebagai jemaat dalam 1Korintus 11:17-33 (sebagai aturan melakukan Perjamuan Suci), termasuk anak-anak juga.

  • Perjamuan kudus adalah bersifat ordonasi (terkait peraturan gereja lokal) maka setiap gereja memiliki kebebasan untuk mengatur siapa yang boleh dan tidak mengikuti perjamuan kudus.

  • Kurangnya kesadaran bagi anak- anak untuk memahami dengan tepat arti perjamuan kudus yakni memperingati kematian Kristus (I Kor. 11:23-25), melainkan hanya mengerti bahwa ia sedang makan dan minum (akan tetapi hal tersebut tidak menutup kemungkinan peran dari orangtuan yang memberikan pemahaman kepada anaknya.


  • Berdasarkan pemaparan diatas, maka anak-anak boleh menerima perjamuan kudus sebab yang berhak menerimanya adalah jemaat, akan tetapi tidak efektif dalam hal memahami secara tepat mengenai makna sesungguhnya yakni memperingati kurban Kristus karena konsep pemikiran mereka yang masih dangkal.















    0 komentar:

    Posting Komentar

    Popular Posts

    Hubungi Kami

    Nama

    Email *

    Pesan *