http://www.pustakakristen.com/2017/02/bible-land.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/bible-trivia.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/study-biblika.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/youth-ministry.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/eksegetis-study-biblika.html http://www.pustakakristen.com/2016/04/free-ebook-old-testament.html http://www.pustakakristen.com/2017/01/christian-life.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/kristenpedia.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/misiologi-great-commission.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/pendidikan-agama-kristen.html http://www.pustakakristen.com/2017/01/pelayanan-anak.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/sermon.html http://www.pustakakristen.com/2016/04/toko-buku.html

CYBER CHURCH: Apakah sesuai dengan kebenaran Alkitab?



Dengan pesatnya perkembangan teknologi informatika, akhir-akhir ini istilah cyber church atau gereja internet semakin marak. Kontroversi-kontroversipun makin marak dengan pola baru dalam ibadah gereja mode ini. Sebagian orang bersikap pro dengan keberadaan gereja internet, karena kepraktisannya dan bisa menjangkau orang tanpa batasan waktu dan tembok-tembok bangunan gereja. Tetapi sebagian orang lagi dengan tegas menyatakan model ibadah seperti ini tidak Alkitabiah. Jadi apa sebenarnya yang Alkitab katakan dengan cyber church ini?
Ibadah pada cyber church biasanya dilakukan melalui televisi, internet dan video com. Pelayanan dilakukan oleh pendeta dengan timnya disuatu tempat, dan disiarkan langsung kepada umat yang mengikutinya diberbagai tempat, di luar kota bahkan sampai di luar negeri. Umat yang tersebar itu mengikuti intruksi, nyanyian, doa, dan khotbah sesuai dengan pusat ibadah.

IBADAH SEBAGAI PERSEKUTUAN PRIBADI DENGAN TUHAN.
Kalau ibadah yang dipahami disini adalah sebagai suatu persekutuan pribadi dengan Tuhan, penulis masih bisa merimanya sebagai kebenaran. Karena ibadah tidak seharusnya dibatasi dengan waktu dan tempat, hanya harus dalam Roh dan Kebenaran (Yohanes 4:24).
Selain itu penyampaian Injil melalui televisi, internet ataupun video dapat menjadi salah satu cara sebagai pemberitaan Injil Kristus untuk menjangkau banyak orang, khususnya bagi mereka yang belum percaya Kristus. Sebab tidak menutup kemungkinan adanya jiwa- jiwa yang dimenangkan bagi Kristus melalui penyampaian firman Tuhan lewat media elektronik maupun kesaksian yang disiarkan di media-media online.

KONTEKS PERSEKUTUAN UMAT DENGAN TUHAN
Tetapi dalam kontek ibadah yang dilangsungkan gereja (seperti ibadah umum), dengan memakai media televisi, internet tanpa harus hadir digereja, tidak bisa disebut ibadah. Ibrani 10:25, menjelaskan pertemuan ibadah itu menyangkut tempat, persekutuan, liturgi, dsb. Persekutuan dalam kesatuan yang disebut dalam Alkitab bukan hanya menyangkut kesatuan roh, tetapi juga kesatuan sebagai kumpulan umat (Kisah 2:42; 1Kor 12; Efesus 4:12-17).
Selain itu, dengan menganggap cyber church ini sama hakekatnya dengan ibadah di gereja, seseorang akan memiliki kecenderungan untuk pasif serta tidak memahami akan pentingnya persekutuan antar sesama tubuh Kritus. Dalam ibadah yang terkait unsur- unsur dalam hal doa, menaikkan pujian/ nyanyian bagi Allah serta penyampaian firman Allah, menuntut bagaimana respon secara aktif untuk memuliakan Tuhan ditengah-tengah saudara-saudara seiman. Hal tersebut sebagaimana yang dilakukan jemaat mula- mula dalam mengadakan persekutuan didalam Bait Allah (Kis. 2:42-47).




0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *