http://www.pustakakristen.com/2017/02/bible-land.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/bible-trivia.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/study-biblika.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/youth-ministry.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/eksegetis-study-biblika.html http://www.pustakakristen.com/2016/04/free-ebook-old-testament.html http://www.pustakakristen.com/2017/01/christian-life.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/kristenpedia.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/misiologi-great-commission.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/pendidikan-agama-kristen.html http://www.pustakakristen.com/2017/01/pelayanan-anak.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/sermon.html http://www.pustakakristen.com/2016/04/toko-buku.html

GEREJA SETAN: Tepatkah Penamaan Itu?



Keberadaan gereja setan sudah menjadi desas-desus yang ramai dibicarakan di kalangan umat Tuhan. Keberadaannya juga sudah banyak disebutkan dikalangan anak-anak Tuhan. Walaupun sampai saat ini di Indonesia belum ditemukan gereja setan yang secara terang-terangan memproklamirkan keberadaannya. Ada yang salah dalam istillah pemakaian nama "gereja setan" ini. Ada hal yang kontradiksi di dalamnya.



Perbedaan Hakekat
Istilah "gereja setan" merupakan dua kata yang memiliki makna yang berbeda atau bertolak belakang. Istilah "gereja" mengandung pemahaman yakni persekutuan orang- orang percaya kepada Tuhan Yesus. Sedangkan istilah "setan" atau iblis, roh- roh jahat, tidak lain ialah musuh Allah sendiri. Berdasarkan dua perbedaan makna tersebut maka pemakaian kata gereja tidak dapat dijadikan satu dengan istilah "setan". Artinya, sangat tidak mungkin jika gereja yang merupakan persekutuan orang-orang percaya Kristus (jemaat Allah) menjadi sebuah persekutuan bagi "musuh- musuh" Allah (iblis).

Argumentasi: Dari etimologi kata "gereja atau ekklesia" memang memiliki arti sejumlah ornang yang berkumpul, dan tidak semata-mata hanya berhubungan dengan perkara rohani. Tetapi pada perkembangan selanjutnya, setelah peristiwa pencurahan Roh Kudus (Kisah 2) "gereja" mendapat pengertian yang baru yaitu sebagai orang-orang yang dipanggil keluar dari kegelapan dan diselamatkan kepada persekutuan dengan Tuhan (Efesus 1:22,23; Kolose 4:15). Pemahaman inilah yang secara umum dimengerti pada masa kini.

Berhubungan dengan istilah "gereja setan" akan timbul kerancuan jika dipakai pada masa kini. Ada pertentangan antara gereja sebagai orang-orang yang dipanggil bersekutu dengan Tuhan dengan persekutuan dengan setan, ini merupakan dua hal yang bertolak belakang untuk selama-lamanya (Lukas 16:13)


Siasat Iblis
Istilah pemakaian "gereja setan" yang digunakan oleh oknum- oknum tertentu hanya sebagai siasat untuk menjebak anak- anak Tuhan, dimana mereka mengadakan sebuah "persekutuan" tetapi didalamnya mengadakan pemujaan kepada Iblis. Sesat!..

Menyikapi semua ini, anak-anak Tuhan hendaklah waspada. Pertama-tama kita menjaga diri kita terhadap ajaran-ajaran yang sesat, serta menggunakan istilah yang tepat dengan keberadaan sesuatu itu.


0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *