http://www.pustakakristen.com/2017/02/bible-land.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/bible-trivia.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/study-biblika.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/youth-ministry.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/eksegetis-study-biblika.html http://www.pustakakristen.com/2016/04/free-ebook-old-testament.html http://www.pustakakristen.com/2017/01/christian-life.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/kristenpedia.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/misiologi-great-commission.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/pendidikan-agama-kristen.html http://www.pustakakristen.com/2017/01/pelayanan-anak.html http://www.pustakakristen.com/2017/02/sermon.html http://www.pustakakristen.com/2016/04/toko-buku.html

DEAD SEA

Asphaltitis adalah nama Yunani untuk Laut Mati. Dalam Alkitab disebut dengan Laut Asin (Kej 14: 3; Bil 34:12; dll), Laut Araba (Ul 3:17;4:49), Laut Timur (Yeh 47:18; Joel 2:20; Zak 14:8). Nama Dead Sea telah diterapkan untuk itu sejak tahun 2 M, dan sering juga disebut Laut Asphalt oleh penulis abad pertama atau Lake Asphaltitis.
Laut Mati terletak pada akhir selatan dari Lembah Yordan, menempati 53 mil wilayah terdalam di Israel, dengan luas rata-rata 10 mil. Permukaannya 1290 kaki di bawah tingkat laut membuatnya titik kering terendah di bumi. Laut Mati terletak diantara curam, tebing berbatu dan diairi oleh Sungai Yordan dan lima sungai kecil lainnya. Danau ini tidak memiliki pembuangan airnya, tapi penguapan yang terjadi dalam kadar yang besar membentuk konsentrasi garam yang tinggi. Kalau air laut memiliki tingkat kepadatan garam sekitar 4-6%, maka Laut Mati memiliki tingkat kadar garam sebesar 30-33%, sehingga orang tidak akan tenggelam di dalamnya. Laut Mati juga sangat kaya dengan bahan-bahan kimia 


0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *